
Mikotoksin merupakan ancaman nyata, terutama bagi negara-negara tropis seperti Indonesia. Ditambah dengan kenyataan bahwa beberapa bahan pakan di Indonesia juga berasal dari negara-negara yang tidak bebas dari mikotoksin, penerapan program pengelolaan mikotoksin dengan menggunakan pengikat toksin menjadi suatu keharusan. MegaFix adalah pengikat mikotoksin generasi keempat dari ICC Brazil. Produk ini telah dikembangkan secara khusus untuk mengatasi tantangan mendesak yang disebabkan oleh mikotoksin-mikotoksin utama. MegaFix diformulasikan dengan keunggulan berupa kandungan enzim yang mampu mendenaturasi mikotoksin (biotransformasi). Komposisinya meliputi aluminosilikat yang dimodifikasi, B-glukan dengan konsentrasi tinggi dan tahan lama, alga yang telah dimikronisasi, serta enzim yang mampu mendenaturasi mikotoksin. Efek sinergis dari komponen-komponen ini menjadikan MegaFix sebagai solusi yang memanfaatkan teknologi terbaru dan alami dalam memerangi serta mengelola mikotoksin.

Gambar 1. Konsep MegaFix
MegaFix
MegaFix mengandung 5 bahan baku yang fungsinya saling bersinergi untuk membantu mengatasi masalah mikotoksin yang serius. Bahan pertama, aluminosilikat—seperti bentonit—telah terbukti mampu menyerap mikotoksin berdasarkan sifat polarisasi muatan molekulnya. Bahan kedua, ragi autolisis, telah menunjukkan kinerja adsorpsi yang lebih tinggi dan lebih spesifik terhadap mikotoksin dibandingkan dengan adsorben mineral, dan juga mengandung B-glukan dalam konsentrasi tinggi, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
Bahan ketiga adalah nukleotida dari Saccharomyces cerevisiae (S. cerevisiae) yang berperan penting dalam pemulihan kesehatan, termasuk mengurangi peradangan, stres oksidatif, dan meningkatkan daya tahan sel, sehingga sangat penting untuk mempercepat pemulihan kesehatan hati dan usus yang rusak akibat mikotoksin. Bahan keempat adalah alga mikronisasi dari Lithothamnium calcareum (L. calcareum), yang telah terbukti memiliki kemampuan penyerapan yang baik terhadap zearalenon dan aflatoksin B1. Bahan kelima dan sekaligus yang paling penting adalah komponen biotransformatif, yaitu kompleks enzim yang terdiri dari esterase, epoksida-reduktase, dan peptidase, yang mampu mendetoksifikasi deoksinivalenol dan toksin Fusarium lainnya.
Sifat kimia berbagai mikotoksin membuat detoksifikasi berbagai mikotoksin dengan satu metode saja tidak mungkin dilakukan, sehingga diperlukan beberapa strategi deaktivasi mikotoksin. Efek sinergis dari komposisi-komposisi ini menjadikan MegaFix sebagai solusi yang memanfaatkan teknologi terkini dan alami dalam memerangi serta mengelola mikotoksin.
MegaFix sebagai Solusi Berbasis Teknologi Terkini untuk Mengatasi Mikotoksin
Mikotoksin merupakan ancaman nyata, terutama bagi negara-negara tropis seperti Indonesia. Ditambah dengan kenyataan bahwa beberapa [...]
BEC Feed Solutions Indonesia – Seminar Roadshow “Layer Solutions Day” di Kediri dan Solo
BEC Feed Solutions Indonesia menyelenggarakan seminar bersama Hendrix Genetics dan Big Dutchman di Kediri dan [...]
BEC Feed Solutions Indonesia berkolaborasi dengan Big Dutchman dan Hendrix Genetics untuk mengadakan seminar di Tangerang dan Lampung
BEC Feed Solutions Indonesia berkolaborasi dengan Big Dutchman dan Hendrix Genetics menyelenggarakan seminar bertajuk Layer [...]
FITUR MEDIA: FORCIX SW ALTERNATIF ALAMI
Fitur Kesehatan pada Forcix SW di Jurnal Babi Vol 42 Edisi 5 Oleh Dr David [...]
BEC berinvestasi dalam fasilitas berteknologi mutakhir
BEC Feed Solutions telah memasuki tahap akhir pembangunan gedung di lokasi Carole Park, seiring dengan [...]