
Mikotoksin tidak dapat dihindari, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Mikotoksin pada bahan pakan dapat muncul di berbagai tempat dan pada waktu yang berbeda, seperti sebelum dan sesudah panen dan selama penyimpanan. Dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh mikotoksin juga sangat luas, hal ini dapat berkaitan dengan kematian ternak, penurunan performa ternak, penyakit baik yang secara langsung disebabkan oleh toksin tersebut maupun penyakit yang timbul sebagai akibatnya, seperti kegagalan vaksin dan imunosupresi, serta biaya yang harus dikeluarkan untuk analisis mikotoksin.
Di Indonesia, banyak kasus mikotoksin yang disebabkan oleh Aflatoksin, dan organ yang paling banyak terkena dampaknya adalah hati karena paparan mikotoksin menyebabkan peroksidasi lipid di hati, yang kemudian menyebabkan kerusakan jaringan hati. Selain itu, kerusakan hati juga terjadi karena peningkatan aktivitas hati untuk melakukan fungsi detoksifikasi. Selain itu, tantangan mikotoksin juga dapat menyebabkan berkurangnya barier fisik pada epitel usus atau penurunan trans-epithelial electrical resistance (TEER), sehingga meningkatkan kerentanan terhadap serangan penyakit akibat mukosa usus yang terganggu.
Cara kerja pengikat toksin adalah menyerap atau mengikat mikotoksin yang terbawa dari pakan dan lingkungan. Penggunaan pengikat toksin efektif untuk mengatasi masalah mikotoksin tertentu, seperti mikotoksin polar seperti Aflatoksin. Namun, untuk jenis mikotoksin non polar lainnya dengan berat molekul rendah, seperti toksin T2, metode penyerapan dianggap tidak cukup karena T2 cepat diserap oleh tubuh sebelum dapat diserap oleh pengikat toksin, sehingga menimbulkan efek toksik. Oleh karena itu, diperlukan solusi lain untuk mengatasi masalah ini. Penggunaan produk tertentu diketahui dapat memberikan solusi tambahan untuk masalah mikotoksin. Misalnya, penggunaan betaine, yang dapat memperkuat sawar usus sehingga sawar usus dapat dipertahankan di tengah paparan mikotoksin. Betaine dapat terakumulasi di dalam sel hati, sehingga dapat meningkatkan kesehatan hati yang terpapar mikotoksin. Betaine juga memiliki efek antioksidan yang berperan penting dalam mengurangi kerusakan oksidatif pada sel hewan dalam berbagai kondisi stres, termasuk stres oksidatif pada hati akibat paparan mikotoksin. Hati menjadi organ yang sangat penting ketika terpapar mikotoksin karena hati merupakan organ utama yang memproses mikotoksin, mendetoksifikasi mikotoksin, dan melindungi tubuh dari efek toksik.
Formula HP dari Jefo Nutrition yang didistribusikan oleh BEC Feed Solutions Indonesia mengandung berbagai bahan, termasuk betaine, yang bekerja secara sinergis untuk mendukung stimulasi fungsi metabolisme dan detoksifikasi hati. Produk cairan stabil dari Jefo Nutritions ini dapat dengan mudah diaplikasikan pada air minum tanpa menimbulkan residu dan tanpa modifikasi pada pakan. Aplikasi pada air minum juga dianggap lebih baik untuk masalah mikotoksin dibandingkan dengan aplikasi pada pakan karena dapat mengurangi nafsu makan. Beberapa laporan menunjukkan bahwa tanda visual pertama yang dapat diamati sebagai tanda paparan mikotoksin adalah berkurangnya asupan pakan. Selain betaine, Formula HP juga mengandung Vitamin A, D3, dan E, karnitin, dan berbagai asam amino yang juga efektif untuk mengatasi masalah perlemakan hati pada unggas.
Perlemakan hati juga sering terjadi pada unggas, terutama pada ayam petelur dan pedaging. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pakan berenergi tinggi atau ketidakseimbangan antara protein dan energi, suhu pemeliharaan yang tinggi, dan adanya mikotoksin yang menyebabkan penumpukan lemak dan kerusakan hati. Efek yang ditimbulkan pun beragam, mulai dari jengger yang pucat, penurunan produksi, hingga kematian. Data internal Jefo (1997) menunjukkan adanya penurunan angka kematian sebesar 46% pada ayam yang mengalami perlemakan hati yang diberi Formula HP (lihat Grafik 1). Penggunaan Formula HP dari Jefo Nutrition efektif dalam memulihkan fungsi hati yang disebabkan oleh paparan mikotoksin dan juga dapat mengatasi masalah perlemakan hati yang disebabkan oleh faktor lain.
Didistribusikan oleh:
PT. BEC Feed Solutions Indonesia
GKM Green Tower Lantai 3 Suite 305
Jl. TB Simatupang Kav 89G Pasar Minggu Jakarta
Jakarta Selatan 12520
Tlp: +622122785095
BEC & Jefo Hadir: Webinar Kesehatan Usus
BEC Feed Solutions & Jefo Nutrition Hadir Webinar Kesehatan Usus: Bagaimana Kita Dapat Mengelola [...]
FITUR MEDIA: FORCIX SW ALTERNATIF ALAMI
Fitur Kesehatan pada Forcix SW di Jurnal Babi Vol 42 Edisi 5 Oleh Dr David [...]
BEC berinvestasi pada Fasilitas Mutakhir
BEC Feed Solutions telah memulai tahap akhir pembangunan gedung di lokasi Carole Park, yang akan [...]
Webinar BEC & ICC: Pengikat Racun Multiaksi sebagai Solusi Lengkap untuk Mikotoksin
BEC Feed Solutions & ICC Brasil Hadir Pengikat Racun Multiaksi sebagai Solusi Lengkap untuk Mikotoksin [...]
Artikel Teknis “Stres: Pembunuh Diam-diam Produktivitas”
Stres: Pembunuh Senyap Produktivitas Oleh Dr David Ishak DVM MRCVS MANZCVS Anda pasti pernah [...]
Dampak Suplementasi Asam Amino pada Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) yang Terinfeksi WSSV
Silakan baca artikel BEC tentang nutrisi akuakultur, yang baru-baru ini diterbitkan di Majalah Trobos Aqua. [...]
Vac-Pac Plus Sekarang Tersedia
Ryan Izard dari ASP mengunjungi kami untuk berbagi informasi tentang Vac Pac. Vac-Pac Plus adalah [...]
Mendukung Kesehatan Pencernaan dan Performa Unggas dengan Solusi Hemat Biaya melalui Produk Jefo
Peternakan unggas menghadapi tantangan yang signifikan dengan meningkatnya harga bahan baku pakan, terutama sumber protein, [...]